Anak Monyet Hasil Kloning Lahir di China

26 January 2019 by
Anak Monyet Hasil Kloning Lahir di China

Peneliti China kembali melakukan kloning terhadap monyet. Pada 24 Januari 2019 lalu, peneliti China mengumumkan ada lima monyet hasil kloning yang telah lahir. 

Istimewanya, kelima anak monyet ini lahir dari monyet yang telah mengalami rekayasa genetika. Rekayasa gen dilakukan agar monyet tersebut memiliki penyakit tidur. Monyet ini akan digunakan untuk melakukan penelitian terhadap masalah psikologi manusia.

Peneliti dari Institute of Neuroscience di Chinese Academy of Sciences, Shanghai, melakukan rekayasa gen pada seekor monyet ekor panjang yang menyebabkan monyet tersebut memiliki penyakit ritme sirkadia. Karena penyakit tersebut, waktu biologis yang mengatakan kapan monyet harus tidur menjadi kacau.

Dari monyet yang sudah mengalami rekayasa gen ini, lahirlah lima anak monyet yang merupakan hasil kloning enam bulan kemudian. Anak-anak monyet yang lahir dari hasil kloning ini mengalami masalah mental yang berhubungan dengan penyakit tidur, di antaranya adalah depresi, kecemasan, dan masalah perilaku yang berhubungan dengan skizofrenia.

Poo Muming, kepala Institute of Neuroscience, ikut menulis studi yang dipublikasikan di jurnal National Science Review ini. Ia mengatakan para peneliti ingin melakukan lebih banyak lagi kloning terhadap monyet yang memiliki penyakit otak untuk digunakan pada penelitian medis.

Ia juga berharap upaya kloning pada monyet akan bermanfaat pada kesejahteraan hewan karena mereka tidak perlu menggunakan monyet yang masih sehat, berdasarkan laporan Channel News Asia.

Institute of Neuroscience di Chinese Academy of Sciences merupakan institusi yang sama dengan yang sebelumnya melakukan kloning dan menghasilkan dua bayi monyet bernama Zhong Zhong dan Hua Hua pada Januari 2018.

Melakukan kloning pada makhluk hidup serta rekayasa genetika memang tidak akan lepas dari kontroversi termasuk mengenai masalah etika. Saat ini China masih dihebohkan oleh berita rekayasa genetika yang dilakukan pada sepasang bayi kembar. 

Peneliti di balik kelahiran bayi tersebut, He Jiankui, telah dipecat dari posisinya di Southern University of Science and Technology, Shenzhen, dan sedang menjalani pemeriksaan oleh polisi. Jiankui dianggap melanggar kode etik yang telah ditetapkan oleh China.

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
50%

Kaget

Sad
50%

Sedih

Angry
0%

Marah

4760 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
mawar seyna 18 August 2019 | 02:15:33

gakpapa yang terpenting sekarang jaga selalu mereka

Vass Molor 17 August 2019 | 14:19:25

Duh kasihan ya monyet-monyet itu

Magfiratul Ismi 17 August 2019 | 13:36:08

Vina sungguh sangat maju ya teknologinya

Jhon Luka 17 August 2019 | 01:59:52

negara china sungguh sangat maju ya teknologinya

Aziiez Maulana 01 August 2019 | 06:56:22

peneliti china hebat juga bisa kloning monyet hehe

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top