Aplikasi Jahat Masuk App Store Tipu Pengguna iPhone

05 December 2018 by
Aplikasi Jahat Masuk App Store Tipu Pengguna iPhone

Baru-baru ini, Apple dilaporkan menjadi sasaran aplikasi jahat yang menyusup ke App Store dan mencuri uang pengguna iPhone via pembelian dalam aplikasi. Jumlah uang yang tercuri senilai USD 120 per pengguna.

Dua aplikasi di App Store diketahui menggunakan pemindai sidik jari di iPhone untuk menipu pengguna melakukan pembelian yang tidak diinginkan. Aplikasi itu meminta pengguna untuk meletakkan jari di Touch ID.

Alibinya, detak jantung pengguna akan diperiksa. Padahal, sensor sidik jari di iPhone tidak bisa digunakan untuk mengukur detak jantung pengguna. Sebaliknya, mletakkan sidik jari ke Touch ID bisa untuk menyetujui pembelian.

Kemudian, pengembang aplikasi mendapatkan uang dari kartu kredit korban. Apple menolak berkomentar ketika ditanya bagaimana pengguna iPhone bisa melindungi diri dari penipuan tersebut, mendapat penggantian uang.

“Terima kasih telah memberitahukan masalah itu kepada kami. Kami telah memberitahukannya kepada tim untuk ditinjau lebih lanjut,” tulis akun Apple Support di Twitter, dikutip Telset.id dari Business Insider, Rabu (5/12/2018).

Jumlah aplikasi jahat di App Store semakin bertambah seiring besarnya kontribusi aplikasi ke total pendapatan Apple. Apple juga mendorong para pengembang untuk menggunakan model berlangganan di aplikasi yang dipakai.

Dengan begitu, pengembang bisa mendapat pendapatan berkelanjutan dari pengguna. Namun, para pengembang mandiri memprotes pendekatan Apple yang aneh terkait proses persetujuan agar aplikasi bisa masuk ke App Store. [SN/HBS]

Sumber: Business Insider

Artikel Aplikasi Jahat Masuk App Store Tipu Pengguna iPhone dan info teknologi terkini lainnya bisa Anda dapatkan di Telset.

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
100%

Sedih

Angry
0%

Marah

1319 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
WD House Music 20 January 2019 | 11:17:49

harus nya lebih di perketat aja supaya ga sembarang

Wanz 20 January 2019 | 11:01:29

jarus ditindak kanjuti itu bisa bahaya skli

Wahyu ramadani 20 January 2019 | 10:46:51

Dengan begitu pengembangan bisa mendapat bekelanjutan dari pengguna smartphone

Rusdi Rasya 20 January 2019 | 10:11:59

harus ditindak lanjuti itu bisa bahaya bagi pengguna i phone

MUHAMMAD DAFFA 20 January 2019 | 10:11:09

Wah ngak boleh Tuh Itu perbuatan yg tidak baik

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top