Home
/
News

Ditemukan Planet Baru Pengganti Pluto

Ditemukan Planet Baru Pengganti Pluto
Ari Setiyawan23 January 2016
Bagikan :
Ditemukan planet baru dalam deretan tata surya, hal ini diungkapkan sejumlah ilmuwan yang mengklaim posisi planet kesembilan menggantikan Pluto. Sebelumnya belum lama ini planet Pluto dicoret dalam sistem tata surya dan tidak diakui lagi.

Para astronom asal Amerika mengaku memiliki bukti kuat bahwa ada planet kesembilan dalam sistem tata surya yang mengorbit jauh. Orbit planet itu disebut bahkan lebih jauh daripada Pluto.

Salah satu astronom, Mike Brown mengaku optimistis menemukan planet itu. “Ada banyak teleskop yang benar-benar bisa menemukannya dan saya betul-betul berharap bahwa kami bisa mengumumkan penemuan ini,” katanya seperti dikutip dari BBC, belum lama ini.

Brown menjelaskan benda-benda yang terjauh semuanya bergerak dalam satu arah lewat cara yang sangat aneh. Ia merasa hal tersebut semestinya tidak terjadi. Ia mengatakan satu-satunya cara supaya mampu melihat planet-planet bergerak dalam satu arah adalah jika ada sebuah planet besar sedang menjaga posisi mereka di tempatnya sewaktu mengelilingi matahari.

Menurut dia, planet itu juga sangat jauh letaknya dalam sistem tata surya. "Awalnya saya benar-benar skeptis, sampai akhirnya tiba-tiba berpikir ini mungkin benar-benar nyata,” jelasnya.

Sementara itu, tim dari Institut Teknologi California (Caltech) belum bisa memastikan hal tersebut. Sebab, mereka belum mengamati secara langsung. Tetapi andai hal tersebut terbukti, maka benda yang diduga planet kesembilan ini diprediksi memiliki massa sepuluh kali lebih besar daripada massa bumi.

Diketahui dari penghitungan tim astronom, benda antariksa yang diduga sebagai planet kesembilan ini mengorbit 20 kali lebih jauh kalau dibandingkan dengan planet terluar di sistem tata surya.

Tetapi, tidak seperti jalur terdekat yang melingkari planet-planet utama, benda yang untuk sementara dinamai Planet X ini terdapat di lintasan sangat elips. Planet X diperkirakan memerlukan waktu 10 hingga 20 ribu tahun untuk mengelilingi matahari.

Sumber: republika
populerRelated Article