Facebook Mulai Batasi Konten Berisi Informasi Menyesatkan soal Vaksin

08 March 2019 by
Facebook Mulai Batasi Konten Berisi Informasi Menyesatkan soal Vaksin

Facebook akhirnya mulai mengambil langkah untuk mengatasi penyebaran informasi sesat terkait vaksin dalam layanannya. Langkah itu diambil setelah raksasa media sosial itu dituding tak serius melawan salah satu ancaman kesehatan global tersebut.

Seperti dilansir CNet, Facebook pada Kamis (7/3/2019) mengatakan bahwa menurunkan peringkat laman atau grup Facebook yang menyebarkan informasi sesat soal vaksin dalam News Feed serta hasil pencarian.

Selain itu Facebook juga tidak akan merekomendasikan laman atau grup-grup tersebut ketika pengguna mencari informasi soal vaksin dalam media sosialnya.

Facebook juga akan menolak iklan yang berisi informasi menyesatkan terkait vaksin dan tak lagi mengizinkan pengiklan untuk menyasar orang-orang yang gemar mencari informasi soal kontroversi vaksin.

Kebijakan itu juga akan diterapkan pada aplikasi milik Facebook lainnya, termasuk Instagram.

Sebagai gantinya Facebook akan mengutamakan informasi-informasi soal vaksin dari badan kesehatan dunia WHO serta badan pengendalian dan pencegahan penyakit AS.

Facebook bukan yang pertama yang mulai melawan informasi-informasi sesat terkait vaksin. Pada Februari lalu YouTube juga sudah mengambil langkah serupa.

Media sosial, termasuk Facebook dan YouTube memang tengah menghadapi tekanan dari berbagai pihak seperti pemerintah, lembaga-lembaga kesehatan, dan aktivis kesehatan karena dituding sebagai agen penyebar informasi sesat atau hoaks terkait vaksin.

Yang percaya akan teori konspirasi dan informasi palsu soal vaksin banyak menggunakan media sosial untuk menyebarkan gagasan serta kepercayaan mereka.

Padahal menurut WHO informasi sesat soal vaksi adalah satu dari 10 ancaman terbesar kesehatan global pada 2019. Informasi-informasi palsu ini diyakini bisa menyebabkan munculnya wabah penyakit di dunia, seperti wabah campak.

 

Berita Terkait:

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

465 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Dinda Fathir 16 June 2019 | 11:58:30

hamdalah kalau berkurang informasinya

Fawwaz Faishal 14 June 2019 | 13:50:44

seharusnya medsos tidak digunakan untuk menyebarkan hoax

Lionel Messi kw 06 June 2019 | 06:10:57

harus itu jangan sampai berita palsu menyebar luar

Aqilah Kelana 31 May 2019 | 13:58:52

bgus tuh mang banyak berita palsu tentang vaksin

Lovely Y 31 May 2019 | 12:06:00

benar nih kan vaksin itu bagus untuk kesehatan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top