Google Tepati Janji Pada Jokowi Ajar 110 Ribu Developer Lokal

06 December 2018 by
Google Tepati Janji Pada Jokowi Ajar 110 Ribu Developer Lokal

Google Indonesia mampu penuhi janji kepada Presiden Joko Widodo untuk melatih 110 ribu developer Indonesia tentang program Android dan Web. Angka ini melebihi yang dijanjikan oleh CEO Google Sundar Pichai saat Jokowi berkunjung ke kantor pusat Google di California pada 2016 lalu.

Saat itu, Pichai berkomitmen untuk melatih 100 ribu developer lokal dalam empat tahun ke depan, yakni 2020. Keberadaan developer lokal ini dianggap mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjelang revolusi industri 4.0.

"Tahun 2016 Jokowi ke California dan kami komitmen latih 100 ribu developer lokal dalam empat tahun. Kami capai target hanya dalam dua tahun dan kami latih 110 ribu," kata Public Policy & Government Relations Manager Google Danny Ardianto saat acara Google Developer Showcase, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Dalam kesempatan yang sama Head of University Programs-Developer Training William Florance mengatakan target ini bisa diraih dengan melalui empat program.

Program pertama adalah Developer Student Clubs (DSC). DSC adalah program Google yang menargetkan mahasiswa untuk mempelajari pengembangan Android. DSC sudah merambah 24 kota dengan 20 ribu siswa.

William menyebut dari 20 ribu orang tersebut 89 persen percaya bahwa kemampuan Android penting untuk meningkatkan prospek karir. Selain itu, 84 persen percaya skill mereka meningkat karena kursus ini.

"Mentor mentor yang dibina Google jadi mentor bagi mahasiswa untuk membahas Android developer. Bisa buat seminar, kelompok belajar, seperti ekstrakurikuler," ujar William.

Kedua, Faculty Training Program. William mengatakan melalui program ini ada 500 lebih fakultas dan 472 universitas yang ikut serta dalam program ini. Program ini dikhususkan untuk dosen-dosen di universitas untuk diberi pelatihan terkait pemrogaman android dan web.


Diharapkan dosen-dosen ini bisa menyalurkan pendidikan pemrogaman dengan tepat kepada para anak didiknya.

"Terkadang ada dosen yang tidak bisa mengajar, progam ini dosen diberi pendidikan terkait android agar bisa disalurkan kurikulum dari kami ke mahasiswanya juga," kata William.

Ketiga Program Kejar (Kelompok belajar). William mengatakan 17 ribu telah menyelesaikan pendidikan Google melalui progam ini. Dua ribu di antara mereka menyelesaikan kursus level intermediate dan advanced.

"Ini kelompok belajar. Kami menarik beberapa fasilitator dan mereka buat work group sendiri. Ini terbuka bagi seluruh masyarakat," kata William.

William mengatakan Google juga memberikan beasiswa bagi mereka yang ingin mengikut sertifikasi pemrogaman android dan web. Sertifikat yang diakui secara global ini nantinya bisa digunakan untuk memudahkan individu untuk mendapat pekerjaan atau menjadi fasilitator dalam program Google.

"Sertifikasi ini masih berhubungan dengan program-program sebelumnya. Jadi orang oranng juga mudah untuk mencari para ahli pemrogaman melalui melalui sertifikasi ini," tutur William

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
80%

Suka

Laugh
20%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
947 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Khasbyramadhan 12 December 2018 | 07:57:04

bagud nanti indonesia bisa buat banyak produk android sendiri

Cendra Wati 12 December 2018 | 00:45:04

komitmen google dalam mengajari ribuan developer lokal

alnur alnur 11 December 2018 | 23:54:42

Bersabar dalam kemudahan, kesuksesan, dan pujian itu lebih berat

Ahmad Banpas 11 December 2018 | 14:20:12

bagus tu dengan begitu indonesia nanty bisa buat produk android sendiri

layla mm 11 December 2018 | 13:49:56

lah saya ga kenal sama jokowi bodo amat

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top