Sponsored
Home
/
Technology

Grab Siapkan Fitur Keamanan Baru: Face Recognition hingga CCTV

Grab Siapkan Fitur Keamanan Baru: Face Recognition hingga CCTV
Preview
Muhammad Fikrie23 November 2018
Bagikan :

Keamanan selalu menjadi faktor yang diutamakan Grab dalam menjalankan bisnis transportasi online di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Itu mengapa mereka selalu berinovasi mengeluarkan sejumlah fitur keamanan untuk melindungi penumpang serta mitra pengemudi.

Setelah fitur tombol SOS dan Number Masking, tidak lama lagi Grab akan meluncurkan serangkaian fungsi keamanan baru dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu pendiri perusahaan, Hooi Ling Tan.

"Akan ada peluncuran yang signifikan untuk membagikan seperti apa program keselamatan kami. Peningkatan tambahan dari yang sudah kami investasikan (untuk keamanan)," ucap Hooi Ling Tan dalam sesi wawancara di Singapura dengan kumparan, Kamis (22/11).

Dalam program ini, Grab bakal memperkenalkan fitur keamanan baru, salah satunya sensor pengenalan wajah.

Preview

Face recognition ini nantinya akan diterapkan untuk mitra pengemudi sebagai verifikasi dan syarat login ke dalam aplikasi Grab. Tujuannya memastikan driver yang login adalah driver yang sebenarnya.

Fitur berikutnya adalah sistem pelacakan. Hooi Ling Tan menjelaskan, driver nantinya akan diminta membagikan lokasinya sebelum dan sesudah melakukan order perjalanan.

"Kami bersama driver bakal membagikan lokasi kepada anggota keluarga (penumpang) yang terpilih sebelum dan sesudah perjalanan," jelas Hooi Ling Tan.

Selanjutnya ada kamera keamanan alias CCTV di dalam mobil. Hal ini dimaksud agar segala kejadian, termasuk tindak kejahatan, di dalam mobil bisa terekam.

Preview

Perihal CCTV, fitur ini sudah diujicobakan sebanyak 1.000 armada di Palembang dan Jakarta. Teknologi kameranya sendiri akan disediakan oleh JVC Kenwood yang menjadi mitra Grab.

"Untuk semua inisiatif keamanan tadi, rencananya akan kami umumkan pada pekan depan, 29 November," kata Hooi Ling Tan.

Sebagai tambahan, khusus di Indonesia, Grab juga akan menggandeng Komisi Nasional Perempuan sebagai mitra dalam program keamanan ini. Lembaga ini bakal menjadi pendamping, jika ada penumpang perempuan menjadi korban tindak kejahatan.

"Bekerja sama dengan Komnas Perempuan, karena sangat berhubungan dengan penumpang kami khususnya perempuan," tambah Hooi Ling Tan.

populerRelated Article