home ×
Technology

Ini Alasan UMKM Kuliner Kepincut Go-Food

24 April 2019 By
Ini Alasan UMKM Kuliner Kepincut Go-Food
Uzone

Go-Food Festival Gelora Bung Karno. (Foto: Birgitta Ajeng/Uzone.id)

Uzone.id - Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2015, Go-Food telah berhasil menggandeng 400.000 merchant. Sekitar 96% di antaranya merupakan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) kuliner.

Tapi apa sih yang membuat UMKM kuliner kepincut Go-Food, padahal usia layanan ini bisa dibilang baru seumur jagung?

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/4), Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Food Officer GOJEK Group, mengungkapkan bahwa Go-Food tidak hanya memberikan merchant akses langsung ke pelanggan, tapi juga menciptakan ekosistem teknologi yang mendukung kebutuhan merchant.

Baca juga: Mengenal Asuransi Perjalanan dan Perlindungannya Saat Kamu Traveling

Faktanya, hasil riset LD FEB UI yang menyatakan bahwa 92% merchant bergabung dengan Go-Food karena adanya aplikasi manajemen merchant yang memudahkan bisnis mereka, serta karena ada kemudahan teknologi non-tunai GO-PAY.

Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) melakukan riset berjudul “Dampak GOJEK terhadap Perekonomian Indonesia pada Tahun 2018” dilakukan kepada 1.000 mitra UMKM GO-FOOD di 9 kota besar di Indonesia, yaitu Balikpapan, Bandung, Jabodetabek, Denpasar, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Selain itu, 87% merchant bergabung karena teknologi keamanan Go-Food yang canggih, khususnya dengan menjamin transaksi dengan PIN antara mitra restoran dan mitra driver.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Indah di Sri Lanka

Lebih jauh lagi, hasil riset mengatakan bahwa 87% merchant menilai layanan GO-FOOD lebih terpercaya dan lebih aman dibandingkan dengan kompetitor. Bahkan 90% merchant bergabung dengan GO-FOOD karena GO-FOOD sudah hadir lebih lama di Indonesia.

“Keamanan dan kenyamanan mitra merchant merupakan prioritas utama kami. Keseriusan ini tercermin dari upaya berkelanjutan mengembangkan ekosistem pengelolaan bisnis yang lengkap dan menyeluruh dan dapat dikelola secara mandiri oleh mitra merchant melalui aplikasi Go-Biz,” ungkap Catherine.

Go-Biz merupakan aplikasi khusus bagi mitra Go-Food yang dulunya dikenal sebagai Go-Resto. Melalui Go-Biz, mitra merchant dapat memanfaatkan fitur-fitur unggulan, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, memanfaatkan fitur e-wallet Go-Pay, mengatur ketersediaan menu, mengatur jam operasional, melihat detail daftar pesanan dan fitur-fitur lainnya. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur verifikasi PIN untuk memastikan keamanan bagi para merchant.

Baca juga: Tips Amankan Diri Saat Liburanmu Terjebak Teror Bom

Hampir seluruh mitra merchant Go-Food merasakan manfaat dan efektifitas aplikasi ini dalam mengelola dan meningkatkan bisnis mereka. Data riset LD FEB UI menyatakan 93% merchant mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen merchant Go-Food.

“Melihat kepercayaan mitra dan konsumen dalam memanfaatkan teknologi, kami yakin Go-Food tidak hanya dapat terus memimpin pasar Indonesia, tapi juga memperkuat posisinya di Asia Tenggara,” lanjut Catherine.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

413 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Miskin aman 14 November 2019 | 05:18:13

sudah berbeda dengan inofasinya juga nih

pejuang 17 October 2019 | 08:57:37

jadi kangen Yang itu alasannya go poof dipilih

Code ERROR 404 13 October 2019 | 02:16:11

oh jadi ini ya alasan setiap usaha kepincut go food

Riyan Kurniawan 10 October 2019 | 08:28:24

go food terobosan inovasi yang tepat sasaran

ahmad khulaimi 15 September 2019 | 06:08:50

mungkin karena alasan sangat mudah

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article