Home
/
Travel

LaLaLa Festival 2019, Keren di Foto Instagram Tapi Minus di Kenyataan

LaLaLa Festival 2019, Keren di Foto Instagram Tapi Minus di Kenyataan
Birgitta Ajeng25 February 2019
Bagikan :

(Foto: Instagram LaLaLa Festival (@lalala.fest))

Uzone.id - LaLaLa Festival 2019 di Orchid Forest, Cikole, Bandung sekilas tampak spektakuler. Dari foto-foto di Instagram LaLaLa Festival (@lalala.fest), panggung-panggung kelihatan megah dan penonton berkerumun. Caption-nya juga keren-keren.

Baca juga: 5 Hal yang Bisa Bikin Kamu Makin Percaya Diri

Khas banget dengan tingkah laku penghuni Instagram. Foto dengan keterangan yang sempurna, tapi sebenarnya minus di kenyataan. Kalau penasaran, coba saja baca puluhan ribu komentar warganet—kalau belum dihapus, ya.

View this post on Instagram

No other words can describe their performance of a lifetime. We are all down for @hellohonne last night! #LaLaLaMoment

A post shared by LaLaLa Festival (@lalala.fest) on

Hampir semuanya bernada negatif, mulai dari keluhan soal jauhnya jarak menuju lokasi, sampah yang berserakan gara-gara sedikitnya tempat sampah, sablengnya antrean toilet, agak gilanya harga minuman, sampai aturan yang gak masuk akal, seperti menyita obat pribadi.

Ya, di kolom komentar foto di atas, ada netizen yang minta penjelasan soal aturan untuk membawa obat-obatan pribadi, tapi obat asma temannya malah disita.

Baca juga: Tidur dengan Rambut Basah Bikin Rambut Cepat Rusak?

Tunggu. Obat asma disita ketika menonton LaLaLa Festival 2019 di kawasan dataran tinggi Lembang? Bukankah udara dingin menjadi salah penyebab asma kambuh? Gue gagal paham.

Ditambah lagi, kenyataan dan video-video teaser LaLaLa Festival 2019 yang bagaikan langit dan Bumi. Di teaser, digambarkan kaum kekinian dengan outfit kece berjalan dan berlarian di antara pohon-pohon pinus dan sekitar Orchid Forest, Cikole, Bandung.

Sementara, faktanya, mereka harus becek-becekan. Cita-cita foto OOTD dengan baju super lucu di festival musik yang katanya bertaraf internasional itu kandas ditelan hujan dan lumpur.

Buktinya, dari 17 ribu tiket yang ludes terjual, masa posting-an bertanda pagar (tagar) #LaLaLaMoment di Instagram--tiga hari setelah festival berlangsung--gak sampai seratus.

Bahkan warganet protes, karena komentar-komentar keluhan mereka di Instagram @lalala.fest dihapus.

Baca juga: Perokok Berat Berisiko Terkena Gangguan Penglihatan

Sudah ada tanggapan dari pihak LaLaLa Festival 2019 soal kekisruhan di media sosial itu.

Mengutip Kumparan, Ferally Mahardika, Public Relations Manager LaLaLa Festival 2019 menjelaskan, tiap tahun, pihak penyelenggara telah mencoba mengurangi jumlah kendaraan di lokasi acara dengan memberikan shuttle package dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Ada juga segelintir warganet yang bilang kalau orang-orang yang protes itu cuma gak tahu bagaimana cara menonton acara dengan konsep di tengah hutan. Dia bahkan menyarankan untuk minum susu dan tidur saja di rumah, kalau hujan.

Baca juga: 5 Lokasi Syuting Film Box Office yang layak Dikunjungi

Tapi, kan, LaLaLa Festival 2019 menyasar anak-anak kekinian yang gak cuma kepingin menonton konser, tapi sekaligus share konten-konten berfaedah di Instagram. Kalau kebutuhan mereka gak terpenuhi, padahal sudah merogoh dompet cukup dalam, mungkin ada benarnya mereka kecewa.

populerRelated Article