Peretasan situs marak, Kominfo kemana?

11 May 2017 by
Peretasan situs marak, Kominfo kemana?

Aksi peretasan terhadap situs pemerintah atau korporasi kian marak belakangan ini tanpa terlihat ada aksi preventif dan edukasi yang nyata dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Saya rasa patut dipertanyakan kinerja dari Kominfo soal maraknya aksi hacking atau deface dari situs-situs layanan publik belakangan ini. Terakhir yang terjadi terhadap website resmi Pengadilan Negeri  pada Rabu malam 10 Mei 2017,” keluh Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII) Kamilov Sagala di Jakarta, Kamis (11/5).

Menurutnya sebagai Chief Information Officer (CIO) dari pemerintah, jajaran Kominfo bisa dianggap gagal dalam menjalankan tugasnya di sisi e-Government.

“Salah satu syarat e-Government itu jelas isu keamanan. Saya pertanyakan itu kerja Dit Keamanan di Kominfo. Jangan cepat kalau blokir situs saja, masa bikin standar keamanan bagi web pemerintah gak bisa,” sindirnya.

Disarankannya, Kominfo untuk tidak gagap di era digital ini mengingat fenomena menyuarakan protes melalui deface sebuah situs untuk layanan publik terus marak.

“Kominfo jangan terjebak, eh ini protesnya benar atau tidak. Lha, namanya deface atau mengubah data itu kan melanggar UU ITE. Regulator itu tugasnya tegakkan aturan, bukan pakai kira-kira gini, kira-kira gitu. Ini negara bukan korporasi, Pak Menteri harus paham  itu,” tukasnya.

Tampilan situs Pengadilan Negeri pada Rabu (10/5) malam

Seperti diketahui, buntut dari penahanan Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama, terpidana kasus penodaan agama, berimbas munculnya suara protes hacker ke website resmi Pengadilan Negeri  pada Rabu malam 10 Mei 2017.

Pada Kamis (11/5), website ini sudah kembali normal. Tak hanya itu, website media online Tempo juga mengalami peretasan pada Rabu (10/5) dan masih belum normal pada Kamis (11/5) pagi. (Baca: Aturan Web Pemerintah)

Sebelumnya, situs resmi Telkomsel di-deface dengan suara protes tentang mahalnya paket internet dair operator tersebut (Baca: Situs Telkomsel di-Hack).

Kominfo beberapa waktu lalu berencana menerbitkan aturan tentang Penyelenggaraan Portal dan Situs Web Badan Pemerintahan. Ruang Lingkup dan Tujuan aturan Portal Web Badan Pemerintahan meliputi: Identitas Nasional, Pengelola, Konten, Tipografi, Navigasi, Teknologi, dan Keamanan informasi. (dn)    

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

7 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
nursabana 22 February 2019 | 08:33:51

kominfo pun harus punya orang ahli di bidang nya biar membaik nih

nursabana 15 December 2018 | 00:07:14

sulit kalo terlalu banyak yg ngeretas sih

siapa ajah boleh 27 October 2018 | 12:58:51

kominfo harus menindak lanjuti dengan tegas nihh

Doni Assyidik 20 September 2018 | 19:03:24

waduhhh kayanya kominfo sudahh ga sanggup lagii nihh

archan somchart 28 August 2018 | 00:08:55

kominfo mungki lagi galau sampai sampai gak ngawasin namanya begituan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top