Home
/
Travel

Salah Masuk Ruangan, Pria Ini Tewas di Wahana Rumah Hantu

Salah Masuk Ruangan, Pria Ini Tewas di Wahana Rumah Hantu
Niken Nurani18 September 2017
Bagikan :

Liburan Cheung (21), pria asal Hong Kong bersama teman dan kekasihnya berubah menjadi duka. Keseruan memacu adrenalin di atraksi rumah berhantu justru menghilangkan nyawa Cheung.

Dilansir scmp.com, Cheung datang ke taman rekreasi Hong Kong's Ocean Park bersama teman-teman dan kekasihnya. Mereka sedang ikut dalam tur rekreasi perusahaan tempat Cheung bekerja. Saat itu Cheung dan teman-temannya mencoba atraksi rumah berhantu bernama 'Buried Alive'.

Atraksi yang baru dibuka ini menyuguhkan permainan individu dengan konsep rumah berhantu. Para pengunjung akan masuk dan melewati seluncuran yang dibuat seperti peti mati yang akan membawa mereka turun ke sebuah ruangan gelap dengan nuansa horor.

Pengunjung kemudian akan masuk ke ruangan dengan konsep labirin. Mereka akan berpetualang seorang diri atau bisa juga bertemu dengan teman mereka yang juga mencari jalan keluar.

Preview

Cheung sendiri diduga masuk ruang pengendali seluncuran di ruangan yang tidak boleh dimasuki pengunjung. Setelah berseluncur, kepala Cheung diduga terhantam benda yang menjadi bagian mesin. 

Manajer taman rekreasi Eva Au Yeung Yee mengatakan, Cheung ditemukan tidak sadarkan diri di ruangan tempat para staf melakukan maintenance, lima menit setelah ia masuk ke dalam rumah berhantu tersebut.

"Korban diduga masuk ke ruangan operasi mesin yang tidak boleh dimasuki pengunjung, dan terhantam mesin yang bergerak," tulis pernyataan pihak taman rekreasi seperti dikutip dari Daily Mail.

Preview

Cheung langsung tidak sadarkan diri dan mengalami pendarahan. Cheung dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun ia sudah mengalami koma dan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit Ruttonjee.

Yang memilukan, Cheung datang ke taman bermain tersebut bersama sang kekasih. Keduanya juga dikabarkan akan segera melangsungkan pernikahan. 

Saat ini atraksi rumah berhantu itu ditutup sementara hingga pihak kepolisian melakukan investagi menyeluruh terhadap insiden yang baru pertama kali terjadi di taman rekreasi tersebut.

populerRelated Article