Tips Agar Tak Terjebak VPN Palsu

25 August 2019 by
Tips Agar Tak Terjebak VPN Palsu

Para pengguna internet baiknya waspada ketika hendak mengunduh VPN agar tak terjebak VPN palsu yang disisipkan malware berbahaya. VPN kerap digunakan  untuk mengakali pembatasan internet adalah dengan memasang VPN.

Tapi hati-hati ketika memilih VPN Guna menghindari hal itu, berikut tips sebelum mengunduh VPN:

1. Perhatikan Klaim yang Tidak Berdasar

Dilansir blog resmi Avast, jika Anda melihat pengembang VPN yang memposisikan produknya sebagai yang tercepat dan paling aman, jangan mudah percaya.

Anda harus mencari pernyataan tinjauan dari pihak ketiga yang juga memakai VPN itu, jika tidak ada tinjauan sama sekali maka cari lah aplikasi VPN lain.

Lihat juga:
Pengamat Sebut VPN Gratis Tak Ada Jaminan Keamanan Data


2. Tinjau Pelayanan Konsumen yang Diberikan Oleh Pengembang

Sebelum mengunduh VPN, Anda harus meninjau pengembang apakah mereka menyediakan pelayanan yang memadai dan beragam jika terjadi masalah ketika menggunakan VPN.

Selain itu apakah pengembang menawarkan halaman obrol, forum komunitas, atau FAQ? Lalu apakah pengembang juga memanfaatkan media sosial mereka seperti Twitter untuk memberikan tanggapan jika terjadi masalah.

3. Baca Syarat dan Ketentuan VPN

Dikutip situs, Be Encrypted pengembang VPN biasanya hanya mencatat beberapa log data seperti durasi koneksi atau bandwith yang digunakan untuk meningkatkan layanan mereka.

Namun jika pengembang hendak menyimpan informasi tentang situs yang telah Anda kunjungi dan file apa saja yang diunduh, disarankan untuk mencari VPN lain yang tidak menyimpan informasi pribadi bahkan alamat IP yang Anda gunakan.

4. Perhatikan Ulasan VPN Secara Online

Ulasan online bakal memberi tahu Anda terkait keabsahan penyedia layanan VPN. Mulai dengan pencarian Google sederhana lalu jelajahi beberapa situs untuk melihat apa yang dikatakan orang tentang layanan ini.

Anda tidak hanya mencari informasi tentang pengalaman mereka namun perhatikan juga sejauh apa ulasan itu berjalan. Jika satu-satunya ulasan yang Anda temukan telah diunggah dalam sebulan terakhir, terindikasi layanan VPN ini tidak dapat dipercaya.

Lihat juga:
Pengamat: Waspada Aplikasi VPN 'Bodong'


5. Gunakan VPN Berbayar

Jika Anda ingin menikmati manfaat keamanan data saat menggunakan VPN, disarankan untuk menggunakan VPN berbayar. Biasanya, VPN gratisan mencuri data dan dapat menjualnya kepada pihak ketiga demi mendapatkan untung dari komisi penjualan.

Saat Anda memutuskan untuk membeli VPN, perhatikan juga kebijakan pengembalian uang. Sebagian besar VPN yang asli akan menawarkan jaminan yang kembali antara tujuh hingga 30 hari.

Sebelumnya, kepada CNNIndonesia.com pengamat keamanan siber, Alfons Tanujaya sempat mengungkap agar pengguna waspada jika menggunakan VPN gratisan yang tidak jelas siapa penyedia layanannya. Sebab, pengguna tidak mengetahui secara pasti keamanan data saat melewati server VPN yang sedang diaktifkan.

Namun, menurutnya tidak semua VPN gratisan memiliki kualitas buruk, ia mencontohkan salah satu VPN gratis yang direkomendasikan untuk dipakai yakni Cloudflare.

[Gambas:Video CNN]

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

225 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Gua Cipok 28 August 2019 | 11:15:33

paki turbo vpn kalo mau work dan cepat laju

Ahmad Anan 28 August 2019 | 09:15:41

memang harus pintar memilih vpn yang bagus

seblak kekey 28 August 2019 | 08:09:47

vpn itu bisa memasuki ke area akun yang berbahaya bisa saja mencuri data penting anda gan saya harap kita harus waspada dan lebih baik jangan pakai vpn

zarahelwakariri 27 August 2019 | 17:14:27

wah ternyata harus berhati-hati memilih vpn

RiyanArt 27 August 2019 | 15:36:28

wah kita harus hati hati nih memilih vpn yang bagus

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id
To Top